
SINOPSIS SERIAL TV
SINOPSIS UTTARAN HARI SABTU 30 JULI 2016
Pendeta yang membantu pelaksanaan ritual pooja Akash datang ke rumah Bundela utk bicara langsung pada Ekadish.
Pendeta : Menantumu tidak akan bisa menjadi seorang ibu (hamil).
Ekadish : Omong kosong apa ini?
Pendeta : Aku sudah membaca garis tangan menantumu, aku hanya berharap dewa bisa merubahnya setelah pooja itu, tapi ternyata tidak bisa, karena itu angin kencang datang saat pooja sedang berlangsung.
Ekadish shock mendengarnya.
Didalam kamar, Meethi menanyakan pada Akash, bagaimana kalau ritual pooja tadi hanya sia2.
Akash : Jgn bicara seperti itu. Aku bisa berjuang melawan badai diluar tapi jika kau bicara seperti ini apa yang bisa aku lakukan?
Meethi : Aku tidak akan pernah bisa menjadi seorang ibu (hamil), Akash. Aku tidak bisa memberikan pewaris pada keluarga ini.
Akash : Semuanya akan baik-baik saja. Bayi kita adalah harapan hidupku. Kau akan menjadi seorang ibu & memberikan keturunan pada keluarga ini. Kau terlihat lelah, beristirahatlah. Kita tidak akan membicarakan masalah ini lagi/aku akan marah.
Keesokan harinya, Meethi membawa Akash ke sebuah panti asuhan, Akash terkejut mengetahui niat Meethi utk mengadopsi seorang anak.
Akash : Lelucon macam apa ini? Aku tidak menginginkan seorang bayi dengan cara seperti ini.
Meethi : Apa yang slh dengan mengadopsi seorang bayi? Anak-Anak ini membutuhkan kasih sayang & sebuah keluarga utk merawat mereka. Kita bisa memberikan masa depan yang lebih baik & impian kita jg akan terpenuhi.
Akash : Tdk masalah jika kau ingin mengadopsi seorang anak tp aku ingin anak pertama kita adlh darah dagingku sendiri. Aku tidak ingin berdebat masalah ini lagi.
Akash pergi dari panti asuhan tersebut.

Meethi pulang ke rumah sendirian.
Ekadish : Aku yakin pendeta itu salah, ayo kita pergi ke dokter, mungkin ada solusinya.
Meethi : Tdk bu. Aku sdh pergi ke dokter kemarin, dokter bilang aku tidak akan bisa hamil.
Ekadish : Aku sedang dilema berat. Katakan apa yang harus aku lakukan? Kau tau persis putraku sangat menginginkan seorang bayi. Jika Akash harus mengadopsi seorang bayi, dia tidak akan bisa menyayanginya.
Meethi : Apa yang ibu inginkan dariku?
Ekadish : Tinggalkan Akash demi kebaikannya. Dia tidak akan mau menikah lagi selama kau masih ada disini.
Pendeta : Menantumu tidak akan bisa menjadi seorang ibu (hamil).
Ekadish : Omong kosong apa ini?
Pendeta : Aku sudah membaca garis tangan menantumu, aku hanya berharap dewa bisa merubahnya setelah pooja itu, tapi ternyata tidak bisa, karena itu angin kencang datang saat pooja sedang berlangsung.
Ekadish shock mendengarnya.
Didalam kamar, Meethi menanyakan pada Akash, bagaimana kalau ritual pooja tadi hanya sia2.
Akash : Jgn bicara seperti itu. Aku bisa berjuang melawan badai diluar tapi jika kau bicara seperti ini apa yang bisa aku lakukan?
Meethi : Aku tidak akan pernah bisa menjadi seorang ibu (hamil), Akash. Aku tidak bisa memberikan pewaris pada keluarga ini.
Akash : Semuanya akan baik-baik saja. Bayi kita adalah harapan hidupku. Kau akan menjadi seorang ibu & memberikan keturunan pada keluarga ini. Kau terlihat lelah, beristirahatlah. Kita tidak akan membicarakan masalah ini lagi/aku akan marah.
Keesokan harinya, Meethi membawa Akash ke sebuah panti asuhan, Akash terkejut mengetahui niat Meethi utk mengadopsi seorang anak.
Akash : Lelucon macam apa ini? Aku tidak menginginkan seorang bayi dengan cara seperti ini.
Meethi : Apa yang slh dengan mengadopsi seorang bayi? Anak-Anak ini membutuhkan kasih sayang & sebuah keluarga utk merawat mereka. Kita bisa memberikan masa depan yang lebih baik & impian kita jg akan terpenuhi.
Akash : Tdk masalah jika kau ingin mengadopsi seorang anak tp aku ingin anak pertama kita adlh darah dagingku sendiri. Aku tidak ingin berdebat masalah ini lagi.
Akash pergi dari panti asuhan tersebut.

Meethi pulang ke rumah sendirian.
Ekadish : Aku yakin pendeta itu salah, ayo kita pergi ke dokter, mungkin ada solusinya.
Meethi : Tdk bu. Aku sdh pergi ke dokter kemarin, dokter bilang aku tidak akan bisa hamil.
Ekadish : Aku sedang dilema berat. Katakan apa yang harus aku lakukan? Kau tau persis putraku sangat menginginkan seorang bayi. Jika Akash harus mengadopsi seorang bayi, dia tidak akan bisa menyayanginya.
Meethi : Apa yang ibu inginkan dariku?
Ekadish : Tinggalkan Akash demi kebaikannya. Dia tidak akan mau menikah lagi selama kau masih ada disini.
Meethi memutuskan utk meninggalkan rumah Bundela setelah memikirkan kata-kata dari Ekadish, ia datang ke rumah Takhur utk memberitahu Damini tentang keputusan ini & masalah yang menjadi penyebabnya. Damini sdh berusaha utk menghentikannya tapi Meethi bersikeras tidak mau merubah keputusannya. Damini pun memutuskan utk ikut bersama Meethi pergi meninggalkan Mumbai.
Meethi meletakkan sebuah cd utk Akash & pergi ke dapur utk melihat Kajri sebelum meninggalkan rumah Bundela. Meethi meminta Kajri utk berjanji tidak akan pernah meninggalkan rumah Bundela/kembali ke Aatishgarh, Kajri menyadari sikap aneh Meethi.
Kajri : Apa kau ingin pergi ke suatu tempat?
Meethi : Aku tidak akan pergi kemana2.
Meethi diam-diam melambaikan tangannya setelah Kajri kembali fokus pada pekerjaannya di dapur.
Meethi menemui Damini di terminal bis.
Meethi : Aku tidak punya kesempatan bicara pd Akash. Dia akan pulang utk makan siang. Aku sdh merekam segalanya dlm cd(ttg laporan dokter kalau Meethi tidak bisa hamil) & mengatakan kalau aku akan menunggunya sampai jam 3.
Sayangnya cd itu jatuh ke tangan Pavitra, Gomti & Ekadish, Ekadish pun menyembunyikannya. Saat Akash pulang ke rumah, Ekadish memberitahu bahwa Meethi pergi ke kuil/ke tempat neneknya. Ekadish sengaja mengungkit masalah adopsi bayi.
Akash : Jika dia keras kepala, aku jg bisa keras kepala. Knp dia tidak bisa mengerti perbedaan antara mengadopsi & memiliki bayi sendiri?
Mukhta menelfon Meethi utk mengundang Meethi & Akash makan malam besok di rumahnya, Meethi hanya menjawab "hmm" dan mematikan ponselnya tanpa mengucapkan "bye Mukhta" sprti biasa. Mukhta terkejut dengan sikap Meethi.
Damini memutuskan utk menelfon Akash, suasana hati Akash sedang buruk memikirkan masalah adopsi anak.
Damini : Meethi sdh mengatakan segalanya, aku ingin jwbnmu skrg.
Akash : Aku sdh memberikan jwbnku pd Meethi. Aku tidak setuju utk mengadopsi seorang anak. Aku ingin punya anak sendiri.
Damini : Baiklah, aku sdh dpt jwbnnya. Semoga keinginanmu terkabulkan. Apa kau ingin bicara pd Meethi?
Akash : Aku mau kalau dia jg mau bicara denganku.
Damini memberikan ponselnya pada Meethi, mereka sama-sama diam.
Meethi : Hmm. Aku matikan telfonnya ya Akash.
BACA JUGA SELANJUTNYA
LIKE FANS PAGE INI UNTUK UPDATE SINOPSIS YA