Beranda · SINOPSIS · TOKOH · ARTIKEL


Veera Episode 188 Part 2 (Tayang Sabtu, 23 Juli 2016)

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhPTfg_CIh7YzOyX33unMMGbrfDP-PDUQvyoCiz2uOyPcT8GgGulsWy7bAH8HzfmTp7IAA6TYGTiTc9BvR0zZP2YBZWekN5H2HZ-3Sl_HtPjHr82KSryJ25H0-FiROr1BBW6aqXOHNra3SR/s1600/501.jpg
VEERA ANTV




Veera Episode 188 Part 2 (Tayang Sabtu, 23 Juli 2016)
Makanan sudah siap, Baldev dan Veera makan bersama di meja makan. Sesuatu jatuh, Baldev dan Veera sama-sama mengambilnya sehingga tidak sengaja kepala mereka berbenturan. Mereka saling bertatapan. 
Veera memegang tangan Baldev dan sekarang Veera sengaja menempelkan kepalanya pada Baldev.
Veera : Aku akan memberikanmu kari.

Tangan Veera tertumpahkan kari panas dan Veera kesakitan. Baldev sangat cemas dan Bansuri mengampiri mereka. Bansuri membawakan es untuk tangan Veera.
Bansuri : pakai ini di tanganmu.

Bansuri pergi. Baldev sangat mencemaskan Veera.
Baldev : apa kau tidak akan pergi ke dokter?
Veera : aku akan pergi ke dokter jika kau mau mengantarku, kalau tidak, tidak usah membicarakannya lagi.
Gunjan memikirkan kata-kata Bansuri. 
Gunjan berpikir : jika aku mengugurkan bayi ini, ini tidak adil untuk Ranvi. Tapi jika aku jadi ibu sekarang, itu tidak adil bagiku. Aku juga bisa menjadi ibu setelah 2 atau 3 tahun lagi.
Gunjan mencari informasi tentang aborsi di internet. Gunjan mendapat telepon dari Dhingra yang memintanya untuk latihan menari.
Gunjan : ya aku akan datang.
Baldev hendak mengambil bajunya. Baldev tidak tega melihat Veera kesakitan karena tangannya terluka, akhirnya dia setuju mengantar Veera ke dokter. Veera berbicara dengan dokter. 
Veera : aku tidak bilang pada Baldev aku akan ke dokter jiwa, dokter harus mengobati tanganku lebih dahulu agar Baldev tidak curiga.

Bansuri mendengar pembicaraan Veera.
Bansuri berpikir : Veera sangat pintar.
Baldev dan Veera hendak pergi ke dokter. Tapi Veera tidak bisa naik ke jeep Baldev karena tangannya masih sakit. Baldev membantu Veera naik dan mereka semakin mendekat. Mereka saling bertatapan.
Baldev dan Veera sampai di rumah sakit dan mereka melihat Bansuri. 
Bansuri : aku datang kesini untuk membongkar rencana Veera!!! Baldev, apa kau tau Veera mengajakmu kesini untuk menemui psikiater (dokter jiwa), bukan untuk mengobati luka di tangannya. Kalau kau tidak percaya, masuk ke dalam dan tanya pada resepsionis.
Baldev : tidak ibu, Veera tahu aku tidak setuju pergi ke psikiater.
Bansuri : dia membohongimu, pergi ke resepsionis dan tanyakan dokter spesialis apa yang Veera hubungi.

Veera mencoba menghentikan Baldev, tapi Baldev tetap ingin mencari tahu. Baldev pergi ke resepsionis dan menanyakan tentang dokter itu. Baldev mengetahui bahwa dokter Veera adalah seorang psikiater dan sudah membuat janji atas nama Baldev Singh. Baldev sangat marah dan keluar untuk menanyakanya pada Veera. Veera tegang.
Bansuri : Baldev apa kau sudah tau?






Baldev berteriak.
Baldev : Veera!!! Jadi ini rencanamu, kau tidak pergi untuk mengobati lukamu, kau pikir aku gila sehingga membawaku kesini????
Bansuri : iya kenapa kau membawa Baldev kesini? Memangnya anakku gila? 
Veera : aku tahu Baldev sedang trauma, dia bisa bertemu dokter sekali saja dan menceritakan masalahnya.

Bansuri memaki Veera.
Bansuri : aku tahu cara yang dokter seperti itu gunakan untuk mengobati pasien. Dia menggunakan setruman listrik.

Baldev mengingat penyiksaannya di penjara yang juga disetrum. Baldev mengambil batang besi dan mulai menghancurkan apa yang ada di sana. Veera mencoba menghentikan Baldev.
Baldev : ini yang ingin kau lakukan?
Veera : aku melakukan ini untukmu karena aku mencintaimu.
Baldev : aku akan sangat bahagia jika kau pergi jauh dari hidupku, aku hanya mendapatkan rasa sakit dengan bersamamu. Aku sangat membencimu!!!

Bansuri tersenyum melihat Veera menangis. Baldev dan Bansuri pergi meninggalkan Veera.
Gunjan datang untuk latihan. Dia melihat Dolly memuji Mona.
Dolly : Mona, kau penari yang sempurna.
Gunjan : kenapa Mona yang menjadi penari utama?
Dolly : kita akan bicara lagi nanti.
Gunjan berbicara dengan Dhingra (Manajer) dan bertanya tentang Mona.
Dhingra : Mona mendapatkan dukungan dari Produser karena kau tidak berlatih dengan baik.
Gunjan : tapi aku istrinya Ranvi.
Dhingra : Produser bisa melakukan apa saja.
Gunjan : maksudmu aku bisa kehilangan kesempatan? 
Dhingra : jika kau menjadi yang terbaik, tidak ada yang bisa membuatmu pergi, bekerja keraslah dan semuanya akan baik-baik saja.
Veera memakai salep untuk tangannya dan dia menunggu Baldev.
Veera : aku tidak akan makan setelah apa yang terjadi hari ini.

BACA JUGA SELANJUTNYA







LIKE FP VEERA ANTV UNTUK UPDATE SINOPSIS YA


DAFTAR SINOPSIS TERKAIT


Artikel keren lainnya: