Beranda · SINOPSIS · TOKOH · ARTIKEL


SINOPSIS UTTARAN HARI SABTU 30 JULI 2016 Part 3

Uttaran-Episode-364-Walpaper
SINOPSIS SERIAL TV



SINOPSIS UTTARAN HARI SABTU 30 JULI 2016 Part 3


Uttaran-Episode-364-a5 Fida bicara dengan suaminya berdua saja di gerbong lain. Suaminya Fida berkata, "Kita sdh sangat dkt dengan Jammu. Tempat itu adlh target kita. Kau akan memakai bom ditubuhmu & meledakkan gerbong ini sementara aku akan berada di gerbong no. 4 dari sini. Ingat, tidak boleh ada kesalahan. Kita akan mati bersama utk misi ini".
Fida mengangguk.
Sementara itu Akash & Mr. rathore menyusul Meethi ke Jammu menggunakan pesawat. Mereka jg harus melalui jalur darat dari bandara ke stasiun Jammu.
Fida kembali ke tempat duduknya, ia mengetahui tujuan Meethi sebenarnya adlh ke Katra, tp mereka turun di stasiun Jammu. Fida memaksa Meethi & Damini turun di stasiun Nangla, stasiun ini berada 1 stasiun sebelum Jammu. Fida memberitahu bahwa Katra lebih dekat ditempuh lewat jalur darat dari stasiun Nangla drpd dari stasiun Jammu.
Fida : Kau akan turun di Nangla kan? Aku tidak akan menyesatkanmu, aku sdh menganggapmu sbg temanku.
Meethi akhirnya setuju setelah Fida sedikit memaksa.
Meethi melihat sebuah memory card jatuh dari dlm tas suaminya Fida, ia mengembalikannya pada Fida karena pria itu tidak memperdulikan panggilan Meethi. Fida teringat saat suaminya berkata bahwa memory card itu berisi rencana besar utk menghancurkan India.
Fida dipanggil suaminya ke gerbong lain, ia sdh siap dipakaikan rompi penuh dengan bom. Fida memberikan syal kepada suaminya.
Fida : Aku membuatkan ini utkmu. Di surga pasti sangat dingin.
Meethi & Damini turun di stasiun Nangla, Fida mengucapkan salam perpisahan kepada mereka. Meethi tiba-tiba meminta Damini menunggu sebentar, ia ingin membelikan gorengan utk Fida karena dari pembicaraan sebelumnya Fida berkata gorengan di Nangla sangat lezat.
Fida : Meethi?
Meethi : Aku membelikan gorengan ini utkmu.
Fida terharu dengan sikap manis Meethi, ia melepaskan kalungnya & mengikatnya dilengan Meethi utk penangkal bala. Meethi hendak turun dari kereta tapi terlambat karena selendangnya tersangkut.
Meethi berdiri dipinggir gerbong berteriak memanggil neneknya.
Uttaran-Episode-364-a7
Damini menyusul ke stasiun Jammu menggunakan taksi. Diperjalanan menuju Jammu, Fida meminta maaf kepada Meethi. Tepat sebelum kereta sampai di stasiun Jammu, Fida menekan tombol utk meledakkan bomnya.


Uttaran-Episode-364-a6
Damini yang lebih dulu sampai di stasiun Jammu menggunakan taksi shock melihat kereta itu meledak. Damini teringat bagaimana Meethi berteriak panik saat terjebak didlm kereta api. Tak berapa lama kemudian Akash & Mr. rathore tiba di stasiun Jammu. Akash : Meethi dimana nek?
Damini menunjuk kearah kereta yang baru saja meledak. Damini kemudian menceritakan bagaimana ia & Meethi bisa terpisah. Akash & Mr. rathore berjanji akan segera menemukan Meethi.
Keluarga Takhur shock melihat berita di TV, mereka tau kalau Meethi & Damini sebelumnya naik kereta itu karena kereta itu satu2nya yang brgkt menuju stasiun Jammu.
Akash & Mr. rathore berusaha mencari Meethi disekitar ledakan.
Ekadish & Sankrant datang ke rumah Takhur setelah melihat berita di TV.
Ekadish : Knp ini harus terjadi?
Mukhta : Hentikan drama mu itu!Meethi pergi hanya karena kau. Aku tau kau sangat licik. Kau pasti telah melakukan sesuatu yang membuat Meethi pergi meninggalkan rumah!
Tapasya menjawab telfon dari Mr. rathore, ia mendapat info kalau Damini sudah ditemukan tapi Meethi belum. Mukhta jatuh pingsan mendengarnya.
Akash hampir putus asa karena tidak bisa menemukan Meethi baik di lokasi kejadian/tenda darurat.
Mr. rathore : Jgn menangis atau berputus asa. Kau tidak boleh hancur seperti ini. Kita harus menemukan Meethi. Lihat aku, kau tidak boleh menyerah!Kau pasti bisa menemukan Meethi.
Akash mengangguk & menghapus airmatanya.
Mereka belum bisa menemukan tanda-tanda keberadaan Meethi hingga malam hari.
Akash : Nenek, Aku pasti akan menemukan Meethi. Aku tau dia baik-baik saja dimanapun dia berada.
Damini : Apa kau bahagia skrg? Kau hanya menginginkan seorang anak yang tidak bisa diberikan Meethi ku kepadamu!Kukira kau mencintainya & memahami rasa sakitnya. Ini adlh hubungan antara suami & istri. Kau lebih menginginkan seorang anak daripada kasih sayang Meethi!Jgn coba-coba mengatakan kalau kau sangat mencintai Meethi. Kau tidak mencintainya!Aku sendiri yang menelfonmu sebelum meninggalkan Mumbai, kau ingat apa yang kau katakan? Skrg aku tidak butuh simpati darimu. Pergi kau dari sini!

BACA JUGA SELANJUTNYA





LIKE FANS PAGE INI UNTUK UPDATE SINOPSIS YA

Artikel keren lainnya: